-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Pangdam XVIII/Kasuari Apresiasi Terbitnya Buku Mozaik Budaya Fakfak

    Bhumi Literasi
    Tuesday, June 2, 2026, June 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T10:51:36Z


    Fakfak – Kunjungan kerja Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, ke Kabupaten Fakfak menjadi momentum istimewa bagi dunia literasi daerah. Dalam kesempatan tersebut, Dansubdenpom Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, menyerahkan buku Mozaik Budaya Fakfak secara langsung kepada Pangdam XVIII/Kasuari.

    Penyerahan buku dilaksanakan di Markas Subdenpom Fakfak sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Pangdam ke wilayah Fakfak. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya lokal melalui karya tulis.

    Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan dikenal tidak hanya sebagai seorang perwira Polisi Militer, tetapi juga sebagai penulis dan pegiat literasi yang aktif mendorong budaya membaca dan menulis di berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa.

    Buku Mozaik Budaya Fakfak merupakan hasil kolaborasi antara Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan dan Kapten Cke Rizal Mutaqin. Karya tersebut hadir sebagai upaya mendokumentasikan kekayaan budaya, tradisi, nilai-nilai kearifan lokal, serta keberagaman yang menjadi identitas masyarakat Fakfak.

    Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan apresiasi atas lahirnya buku yang mengangkat kekayaan budaya daerah. Menurutnya, dokumentasi budaya dalam bentuk karya tulis memiliki peran penting dalam menjaga warisan bangsa agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

    Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menilai bahwa buku semacam ini tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi media edukasi yang dapat memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan identitas daerah. Ia berharap semakin banyak karya serupa yang lahir dari berbagai wilayah di Papua Barat.

    Apresiasi dari Pangdam menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan literasi yang selama ini terus dikembangkan oleh para pegiat literasi, termasuk yang berasal dari lingkungan TNI. Kehadiran buku tersebut menunjukkan bahwa prajurit tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dapat berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

    Sementara itu, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan menyampaikan bahwa penulisan buku Mozaik Budaya Fakfak dilandasi keinginan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Fakfak kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, budaya daerah merupakan aset berharga yang perlu didokumentasikan dan diwariskan secara berkelanjutan.

    Kolaborasi penulisan bersama Kapten Cke Rizal Mutaqin (Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa) juga menjadi bukti bahwa sinergi antara berbagai latar belakang profesi dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui buku tersebut, keduanya berharap generasi muda semakin mengenal dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri.

    Penyerahan buku kepada Pangdam XVIII/Kasuari menjadi simbol dukungan terhadap gerakan literasi dan pelestarian budaya di tanah Papua. Diharapkan, kehadiran buku Mozaik Budaya Fakfak dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya karya-karya literasi lainnya yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara sebagai bagian dari identitas dan kekuatan bangsa Indonesia.
    Komentar

    Tampilkan