-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bhumi Literasi Anak Bangsa
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Profil

    Wali Kota Bima Dukung Penulisan Buku "Revolusi Pengelolaan Sampah" sebagai Referensi Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

    Bhumi Literasi
    Thursday, June 18, 2026, June 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T04:10:14Z

     


    Kota Bima – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menyatakan dukungan penuh terhadap penulisan dan penerbitan buku Revolusi Pengelolaan Sampah yang mengangkat berbagai gagasan, strategi, dan inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendorong lahirnya literasi lingkungan yang mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah di era modern.

    Menurut Wali Kota Bima, persoalan sampah saat ini telah menjadi isu yang tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat, pembangunan ekonomi, dan keberlanjutan kota. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya edukatif yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.

    H. A. Rahman menilai bahwa kehadiran buku Revolusi Pengelolaan Sampah merupakan langkah positif dalam memperkaya referensi dan wawasan masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Buku tersebut tidak hanya membahas permasalahan sampah yang dihadapi berbagai daerah, tetapi juga memberikan solusi yang dapat diterapkan mulai dari tingkat rumah tangga, kelurahan, hingga skala kota.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kota Bima saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah melalui berbagai program yang melibatkan partisipasi masyarakat. Pemerintah daerah mendorong budaya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, pengembangan bank sampah, serta pemanfaatan teknologi yang dapat mengubah sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

    Dalam buku tersebut, berbagai gagasan seperti pengolahan sampah organik menjadi biogas, pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan bakar alternatif, serta pengembangan unit pengolahan sampah di tingkat kelurahan menjadi salah satu fokus pembahasan. Menurut Wali Kota Bima, ide-ide tersebut sangat relevan dengan kebutuhan daerah dalam menghadapi peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap tahun.

    Selain aspek lingkungan, Wali Kota Bima juga menyoroti potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari pengelolaan sampah yang baik. Ia menyebut bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah sesungguhnya dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat apabila dikelola melalui pendekatan ekonomi sirkular dan kewirausahaan berbasis lingkungan.

    Dukungan terhadap penerbitan buku Revolusi Pengelolaan Sampah juga sejalan dengan visi pembangunan Kota Bima yang menempatkan kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah Kota Bima meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus didukung oleh lingkungan yang sehat, bersih, dan produktif.

    H. A. Rahman berharap buku tersebut dapat menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum. Dengan semakin banyaknya literatur yang membahas pengelolaan sampah, diharapkan akan makin banyak lahir inovasi dan gerakan nyata yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan, seperti yang sudah dilakukan oleh Kelurahan Nae Kota Bima.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan dalam mengatasi persoalan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengurangi, memilah, dan memanfaatkan sampah secara bijaksana.

    Melalui dukungan terhadap penulisan buku Revolusi Pengelolaan Sampah, Wali Kota Bima berharap lahir sebuah gerakan literasi lingkungan yang mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Dari yang sebelumnya dianggap sebagai limbah yang harus dibuang, menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan Kota Bima yang berkelanjutan di masa depan.

    Komentar

    Tampilkan