-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Profil

Iklan

Indeks Berita

Ketum Bhumi Literasi Telah Menulis 26 Buku, Kiprahnya di Dunia Literasi Terus Berkembang

Sunday, August 9, 2026 | August 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-09T10:18:53Z

 


Jakarta — Ketua Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, Rizal Mutaqin, terus menunjukkan kiprahnya di dunia literasi. Hingga Minggu, 9 Agustus 2026, Rizal tercatat telah menghasilkan 26 buku yang ditulis dengan mengangkat beragam tema, mulai dari teknologi informasi, pendidikan, kepemimpinan, militer, budaya, karakter, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Karya-karya tersebut memperlihatkan luasnya minat dan perhatian Rizal terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. Sejumlah buku yang ditulisnya antara lain Anak IT Juga Bisa Jadi Tentara; Saya Bukan Keluarga TNI, Saya Tidak Punya Uang, Apa Bisa Lolos Jadi TNI?; Duel Dua Hacker Sakti; Jejak Digital; Tuyul Kecil dan Tabungan Dukun; serta Menggali Dunia Digital. Tema teknologi dan dunia digital menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kepenulisannya.

Selain bidang teknologi, Rizal juga menaruh perhatian besar terhadap kepemimpinan, karakter, dan dunia militer. Hal itu terlihat melalui buku Seni Berbicara di Depan Publik, Kepemimpinan Militer di Era Milenial, Membangun SDM Unggul di Lingkungan Militer, Filosofi Tukang Parkir, Manusia Berkarakter, dan Mental Baja di Era Milenial. Karya-karya tersebut menunjukkan upayanya menghadirkan literasi yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan dan pembentukan karakter.

Di bidang pendidikan dan literasi, Rizal menulis Bhumi Literasi Anak Bangsa Jilid 1 dan Bhumi Literasi Anak Bangsa Jilid 2. Ia juga menghasilkan buku Doa Anak Nakal, Semua Orang Bisa Menulis Buku, serta Gerakan Literasi Akar Rumput: Filosofi Bhumi Literasi Anak Bangsa. Ketiga tema tersebut memperkuat gagasannya bahwa aktivitas membaca dan menulis dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat, termasuk dari kelompok-kelompok yang selama ini berada di tingkat akar rumput.

Kiprahnya sebagai penulis juga menyentuh persoalan budaya dan sejarah. Beberapa karya yang telah dihasilkan antara lain Ketika Tangan Tuhan Membuka Jalan: Sang Jenderal Pecinta Buku, Mozaik Budaya Fakfak, Di Balik Riuhnya Panggung Dunia, Drs. Sumadha, dan Papua Dari Dekat. Melalui karya-karya tersebut, Rizal turut merekam berbagai pengalaman, tokoh, budaya, serta realitas kehidupan dari sudut pandang yang beragam.

Sementara itu, ketertarikannya terhadap teknologi juga terlihat dalam karya Pemrograman Arduino dan Dasar-Dasar Pengolahan Data Elektronik. Pada perkembangan terbaru, Rizal juga menulis Sekolah Kedinasan atau Kuliah? (Peta Karier Gen Z Menuju 2045). Buku tersebut mengangkat pilihan pendidikan dan peta karier generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia 2045.

Selain aktif menulis, Rizal Mutaqin juga tercatat telah menjadi editor untuk delapan buku. Karya-karya yang dieditnya meliputi Teknik Penghapusan Kabut Pada Citra Digital, Janji Yang Tak Pernah Padam, Budaya Organisasi dan Kepemimpinan di Dunia Pendidikan, Pembelajaran Eksploratif, Pemikiran Sang Bapak Bhumi Literasi, Perjalanan yang Tidak Ada di Dalam Mimpiku (Dari Jember ke Palangkaraya), Ketenangan Hati Tiada Tanding, serta Langit Dili 1975: Operasi Lintas Udara Terbesar TNI.

Perjalanan hidup Rizal Mutaqin juga telah diabadikan dalam dua buku, yakni Dari Kelas Kecil ke Medan Perang dan Programmer Terjun ke Medan Tempur. Kedua buku tersebut menjadi bagian tersendiri dari perjalanan literasinya karena tidak hanya mencatat aktivitasnya, tetapi juga mengabadikan kisah dan pengalaman hidup yang menjadi bagian dari perjalanan seorang Rizal Mutaqin.

Dengan demikian, hingga 9 Agustus 2026, jejak Rizal Mutaqin dalam dunia literasi mencakup 26 buku sebagai penulis, delapan buku sebagai editor, serta dua buku yang mengabadikan kisah hidupnya. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Bhumi Literasi Anak Bangsa dalam mendorong budaya membaca dan menulis sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pengetahuan dan pengalaman melalui buku.

×
Berita Terbaru Update